CERITA FAJAR
AKU DAN SEBUAH CERITA
Rabu, 20 Maret 2019
Selasa, 21 Juni 2016
MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN STIK KELILING DALAM MATERI
MENEMUKAN NILAI-NILAI
DALAM CERPEN YANG DIBACA
A.
Pengertian
nilai dalam cerpen
Karya
sastra apa pun bentuknya, ditulis oleh, tentang, dan untuk manusia. Oleh karena
itu, karya sastra harus mengandung nilai-nilai, yaitu: sifat-sifat atau hal-hal
yang penting dan berguna bagi kemanusiaan . Nilai selalu di hargai dan di
pertahankan oleh seseorang /masyarakat. Nilai dapat berupa benda atau pun
konsep/prinsip hidup.
B.
Macam-macam
nilai dalam cerpen
Nilai yang terkandung dalam cerpen bermacam-macam, di
antaranya sebagai berikut.
a.
Nilai moral
Nilai yang berhubungan
dengan akhlak/budi pekerti/susila/baik buruk tingkah laku.
b.
Nilai social
Nilai yang berhubungan
dengan kemasyarakatan.
c.
Nilai religious/keagamaan
Nilai yang berhubungan
dengan tuntunan keagamaan.
d.
Nilai pendidikan
Nilai yang berhubungan dengan
perubahan tingkah laku dari buruk ke baik.
e.
Nilai kemanusiaan
Nilai yang berhubungan
dengan sifat-sifat manusia dengan manusia lain.
f.
Nilai budaya
Nilai yang berhubungan
dengan adat istiadat/kebiasaan dalam masyarakat.
g.
Nilai patriotic
Nilai yang berhubungan dengan jiwa kepahlawanan/perjuangan.
h.
Nilai etika
Nilai yang berhubungan
dengan sopan santun.
i.
Nilai estetika
Nilai yang berhubungan
dengan keindahan.
j.
Nilai ekonomi
Nilai yang berhubungan
dengan bidang perekonomian.
Nilai sangat berkaitan
dengan latar, karena latar merupakan tempat pengambilan nilai-nilai yang di
ungkapkan dalam cerita itu. Misalnya :melalui Novel siti nurbaya karya Marah
Rusli, Salah Asuhan karya Abdul Muis yang menceritakan peristiwa di minangkabau
pada tahun 20-an, kita dapat mengetahui nilai-nilainya, antara lain sebagai
berikut:
a.
Sikap angkuh/sombong
golongan bangsawan di sumatera yang mendapat tantangan dari golongan muda.
b.
Sikap golongan tua di
minangkabau terhadap pengaruh kebudayaan barat.
C.
Cara pengarang
menyampaikan nilai dalam cerita
Ada 2 cara pengarang
dalm menyampaikan nilai cerpen, yaitu:
1.
Secara tersurat : secara
langsung dan jelas, misalnya: Salah Asuhan oleh Abdul Muis.
2.
Secara tersirat :
secara samar-samar, misalnya: belenggu oleh Armyn Pane.
D. Kaitan cerpen dengan kehidupan sehari-hari
Cerpen bersumber pada
kehidupan sehari-hari pengarangnya atau orang lain. Kejadian/peristiwa yang
dilukiskan dalam cerita tersebut bisa sungguh-sungguh terjadi, bisa juga hanya
khayalan. Hal yang bisa dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari dari cerpen
adalah isi cerita, baik instrinsiknya maupun ekstrinsiknya. Untuk mengetahui
ada tidaknya kaitan antara cerpen dengan kehidupan sehari-hari, dapat di uji
dengan hal-hal berikut:
a.
Mungkin terjadi dalam kehidupan
sehari-hari.
b.
Bisa terjadi dalam
kehidupan sehari-hari.
c.
Biasa terjadi dalam
kehidupan sehari-hari.
d.
Logis terjadi dalam
kehidupan sehari-hari.
Apabila isi cerpen memenuhi hal
diatas, berarti cerpen tersebut berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.
Cara Penggunaan Media
Stik Keliling
1. Siswa membagi kelompok, setiap
kelompok terdiri dari 5 siswa
2. Siswa duduk dengan kelompoknya,
dengan cara melingkar
3. Setelah kelompok sudah terbentuk dan
duduk ditempatnya masing-masing siswa menggambil stik keliling satu
persatu
4. Siswa sudah mendapatkan perintah yang terdapat pada stik keliling
tersebut.
5. Kemudian siswa mendapatkan copian cerpen masing-masing satu dengan
cerpen yang sama.
6. Guru membacakan cerpen tersebut dan siswa menyimak
7. Guru selesai membacakan cerpen, siswa mengerjakan perintah dari stik
keliling tersebut
8. Setelah selesai masing-masing dari kelompok mempresentasikan hasil
dari diskusi
9. Siswa saling memberi
masukan kekurangan hasil
penemuan nilai-nilai dalam cerpen
10.Kemudian guru membuat simpulan dari jawaban masing-masing kelompok.
MATERI UNSUR INTRINSIK NOVEL REMAJA
UNSUR
INTRINSIK NOVEL REMAJA
Unsur intrinsik novel adalah
unsur yang langsung membangun novel tersebut dan berada di dalam novel
tersebut.
Pengertian Novel
Novel adalah
karangan prosa yang panjang yang berisi rangkaian cerita tentang kehidupan
seseorang dengan orang sekelilingnya dengan menonjolkan sifat dan watak setiap
pelakunya.
Novel Remaja adalah
novel yang berisi tentang seluk-beluk kehidupan para remaja. Novel remaja biasa
disebut dengan teenlit atau teen literature (sastra
remaja). Novel ini biasanya memceritakan tentang percintaan remaja.
contohnya : novel Eiffel, I’m in love
dan Ada Apa dengan Cinta, dll. Namun, ada juga novel remaja yang tidak bertema
cinta, spt : Laskar Pelangi dan Tsunami.
Macam-macam unsur Intrinsik
1.
Tema
Tema
adalah topik cerita atau hal yang dibicarakan dalam
sebuah novel. Tema mendasari penulisan dalam sebuah novel. Tanpa tema sebuah
novel menjadi tidak terarah, penulisannya atau ceritanya melebar kemana-mana.
Dengan tema novel bisa dikendalikan topiknya.
2. Amanat
Amanat
adalah pesan yang terkandung dalam sebuah novel, atau
pelajaran yang dapat diambil dari cerita. Amanat dapat diambil dari kisahnya,
temanya dan perwatakan tokoh.
3. Tokoh
Tokoh
adalah gambaran seseorang yang ditampilkan dalam
suatu cerita. Tokoh merujuk pada seseorang, pelaku cerita.
4.
Penokohan
Penokohan adalah
cara pengarang menggambarkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita. Sementara tokoh
adalah orang/pelaku yang berperan dalam cerita.
Macam-macam penokohan terdiri dari
:
a. Tokoh
Protagonis
Yaitu, tokoh
yang mendukung cerita. Biasanya ada satu atau dua figur tokoh protagonis utama
yang dibantu tokoh lain yang terlibat dalam cerita. Tokoh jenis ini biasanya
berwatak baik, dan menjadi idola pembaca/pendengar.
b. Tokoh
antagonis
Yaitu, tokoh
yang menjadi penentang cerita. Biasanya ada satu atau dua figur tokoh yang
menentang cerita. Tokoh jenis ini berwatak jahat dan dibenci oleh pembaca dan
pendengar.
c. Tokoh
tritagonis
Yaitu tokoh pembantu (penengah)
baik untuk tokoh protagonis maupun antagonis.
5.
Alur atau Plot
Alur adalah urutan kejadian yang
saling berhubungan. Peristiwa satu disebabkan atau menyebabkan peristiwa lain.
1. Alur
maju
Pada alur maju atau disebut juga dengan alur progresif, penulis menyajikan jalan ceritanya secara berurutan dimuali dari tahapan perkenalan ke tahapan penyelesaian secara urut dan tidak diacak.
Pada alur maju atau disebut juga dengan alur progresif, penulis menyajikan jalan ceritanya secara berurutan dimuali dari tahapan perkenalan ke tahapan penyelesaian secara urut dan tidak diacak.
2. Alur
mundur
Alur mundur adalah proses jalannya cerita secara tidak urut. Biasanya pengarang menyampaikan ceritanya dimulai dari konflik menuju penyelesaian, kemudian menceritakan kembali latar belakang timbulnya konflik tersebut. Contoh cerita menggunakan alur mundur.
Alur mundur adalah proses jalannya cerita secara tidak urut. Biasanya pengarang menyampaikan ceritanya dimulai dari konflik menuju penyelesaian, kemudian menceritakan kembali latar belakang timbulnya konflik tersebut. Contoh cerita menggunakan alur mundur.
3. Alur
campuran
Alur jenis ini adalah gabungan dari alur maju dan alur mundur. Penulis pada awalnya menyajikan ceritanya secara urut dan kemudian pada suatu waktu, penulis menceritakan kembali kisah masa lalu atau flash back. Cerita yang menggunakan alur ini cukup sulit untuk dipahami dan membutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi.
Alur jenis ini adalah gabungan dari alur maju dan alur mundur. Penulis pada awalnya menyajikan ceritanya secara urut dan kemudian pada suatu waktu, penulis menceritakan kembali kisah masa lalu atau flash back. Cerita yang menggunakan alur ini cukup sulit untuk dipahami dan membutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi.
6.
Latar
Latar merujuk
pada pengertian tempat, dan lingkungan sosial tempat terjadinya peristiwa-peristiwa
yang diceritakan. Latar memberikan pijakan cerita secara konkret dan jelas. Hal
ini untuk memberikan kesan realiatis kepada pembaca, dan menciptakan suasana
tertentu yang seolah-olah sungguh ada dan terjadi.
Latar atau setting
terdiri dari :
1. Waktu,
yaitu kapan peristiwa terjadi, bisa masa lalu, masa sekarang atau (prediksi)
masa depan.
2. Tempat
yaitu di mana peristiwa dalam cerita terjadi, misalnya di sekolah, di kantor,
dll.
3. Suasana
yaitu suasana atau situasi dan kondisi seperti apa yang melingkupi cerita dalam
novel tersebut, apakah semangat, sedih, gembira, bahagia, dll.
7.
Sudut pandang
Cara memposisikan diri pengarang terhadap hasil
karyanya.
Ada 2 macam sudut pandang yaitu:
a. Sudut
orang pertama (akuan) apabila pengarang ikut terlibat dalam cerita
tersebut. Pengarang ikut berperan
aktif.
b. sudut
porang ketiga (diaan) apabila pengarang berada di luar cerita. Cerita ini
biasanya menggunakan nama orang sebagai tokoh.
8.
Gaya Bahasa
Gaya
bahasa adalah diksi atau pilihan kata yang digunakan
pengarang dalam menulis sebuah novel. Gaya bahasa yang kebanyakan dipakai
adalah majas-maajas dan lain sebagainya.
Senin, 13 Juni 2016
CERITAKU
CERITAKU
Hallo kenalin aku fajar,
nama yang jarang digunakan untuk perempuan tapi itu pemberian dari orang tua
jadi harus disyukuri :D
disini aku mau sharring atau berceloteh tentang pengalaman kehidupan , agak
lebay sih kalau berbicara tentang kehidupan hehehe.
Nah yang aku mau
sharring yaitu tentang masa depan, nah lohh kalau bicara tentang masa depan
agak sensitif ya... oke aku mulai saja, kalian pernah gak ngrasain yang namanya
hidup diatur oleh orang tua apapun yang menyangkut tentang masa depan diatur
oleh orang tua. Itu yang aku rasakan selama ini. Ini dimulai ketika aku lulus
dari Sekolah Menengah Pertama dimana keinginan aku itu masuk Sekolah Menengah
Kejuruan tapi orang tua aku tak mengijinkan. Sedih banget kan :'( yang lebih
menyedihkan itu orang tua aku bilang, "kamu mau jadi tukang jahit!!!"
ketika aku ingin masuk jurusan busana, Aku sedih banget karena disitu lah bakat
dan minat aku.
Akhirnya aku disitu
menyerah dan masuk Sekolah Menengah Atas negeri di salah satu SMA di kota
tegal, cukup sulit untuk beradaptasi karena masuk disitu atas keinginan orang
tua. Ditahun pertama tidak terlalu sulit beradaptasi karena banyak teman dari
SMP aku yang satu kelas. Namun ditahun kedua mulai mengalami kesulitan karena
sudah penjurusan. Disitu peran orang tua dalam memilih jurusan pun harus
mengikuti mereka dimana harus memilih jurusan IPA, bagi sebagian orang jurusan
tersebut dibilang keren, pintar dll tapi bagi aku jurusan itu mimpi buruk
karena sejujurnya aku tidak suka dengan yang namanya angka, hitung-hitungan dan
rumus-rumus :'(. Seperti sebelumnya akhirnya menyerah dengan keinginan orang
tua.
Dua tahun melewati
masa-masa yang cukup menguras perasaan, kenapa?? karena awal masuk kelas 11
rasanya itu.. gimna yah?? pokoknya cukup menguras pikiran. Mungkin karena aku
beradaptasi lagi dengan orang baru, suasana kelas baru, guru-guru pengajar pun
baru dan tentunya dengan pelajaran yang tambah rumit karena hitungan semua.
Ditahun ketiga sudah mulai iklas dengan keadaan sebelum sebelumnya. Dengan
suasana kelas dan teman-teman yang sudah nyaman. Hingga akhirnya aku lulus dari
SMA. WAHHH senengnya bukan main, tiga tahun belajar akhirnya bisa lulus
dengan nilai yang cukup memuaskan karena ada mata pelajaran yang nilainya cukup
lahhh hahaha :)
Masuk kuliah?? haha
mungkin bagi sebagian orang dimana kita bebas memilih mulai dari universitas,
program studi apa yang kita pilih. Namun itu salah besar, aku dituntut untuk
masuk program studi pendidikan. sedih banget.. dan gak boleh memilih
Universitas keinginanku dengan alasan adikku, ya aku punya adik, waktu itu
umurnya masih 1 tahun itu sebagai alasan agar aku tidak melanjutkan kuliah
diluar kota.
Ditahun pertama, tahun terberat, kenapa?? karena hati gak iklas dengan semua
ini apalagi teman-teman SMAku pamer foto bareng teman-teman dikampus barunya,
mereka seolah-olah ingin menceritakan kalau kuliah disitu enak banget.. :'(
belum lagi aku yang belum bisa beradaptasi dengan lingkungan dan teman
yang baru. Susahnya beradaptasi karena hati ini belum iklas sepenuhnya menerima
ini. Namun aku beruntung masih ada teman yang aku kenal waktu SMA, Asilia
namanya, meskipun gak seSMA bareng, kita kenal waktu aku mengikuti les dulu.
Waktu itu aku pernah marah sama mamah, kenapa sih aku gak kaya yang lain, bisa
memilih sesuai keinginan sendiri? jawaban mamah bikin aku sadar kalau semua
yang terbaik bagi aku. Sekarang aku berpikir positif, mungkin dulu kalau aku
kuliah di luar kota gak bisa seperti sekarang, belum tentu mendapatkan
fasilitas seperti sekarang dll. Dan masalah jurusan/program studi pendidikan
orang tuaku berpikir bahwa seorang guru lebih dihormati didalam masyarakat dan
tentunya suatu pekerjaan mulia. Sekarang semuanya jelas, aku mulai sadar bahwa
kehendak orang tua belum tentu salah, bagaimana cara kita melihatnya dan
menyikapinya.
Intinya sih kita iklas, dan menjalaninya selagi kita mampu ya... tapi
semisal kawan-kawan punya masalah yang sama denganku, sebaiknya kalian bicara
sama orang tua karena kalau kita sudah masuk kedalam keinginan orang tua,
keluarnya akan susah jadi sebelum itu terjadi bicarakan dulu. okayyy
TERIMA KASIH
disini aku mau sharring atau berceloteh tentang pengalaman kehidupan , agak lebay sih kalau berbicara tentang kehidupan hehehe.
Ditahun ketiga sudah mulai iklas dengan keadaan sebelum sebelumnya. Dengan suasana kelas dan teman-teman yang sudah nyaman. Hingga akhirnya aku lulus dari SMA. WAHHH senengnya bukan main, tiga tahun belajar akhirnya bisa lulus dengan nilai yang cukup memuaskan karena ada mata pelajaran yang nilainya cukup lahhh hahaha :)
cerpen cinta berakhir ditakdir
Cinta Berakhir diTakdir
Kurebah tubuh diatas kasur yang telah lama aku tinggali,
aku melirik jam dinding bunga-bunga tepat dihadapan, pikirannya melayang,
mengingat berapa lama dia meninggalkan
kamarnya ini, ku lirik dinding tertempel sebuah figura yang menampilkan seorang
gadis dan laki-laki saling merangkul , mereka tersenyum betapa
bahagianya saat itu. Namun sekarang senyum tersebut membuka luka lama
yang sempat tersimpan rapi. Dan anganku melayang peristiwa 2 tahun yang lalu.
2 tahun sebelumnya
Namaku
Raina Anastasya Wijaya hidupku serba kecukupan, dengan fasilitas yang super
mewah. Kini berbanding terbalik karena semua fasilitas dan keperluanku dibatasi
oleh ayahku yaitu Rendi Abimanyu Wijaya. Ayah bilang selama ini hidupku untuk bersenang-senang tidak memikirkan masa depan.
Ayah
mengatakan akan mengembalikan semua fasilitasku setelah aku menyelesaikan
kuliah dan hidup mandiri. Dari semua tindakan ayah yang lebih membuatku kesal
yaitu ayah mengirimku ke Jogyakarta untk melanjutkan kuliahku, dengan harapan
aku bisa hidup mandiri tidak mengandalkan kekayaan orang tua.
Aku
berlari karena pesawat yang akan membawaku ke yogja 10 menit lagi akan take
off.
“ah, gara-gara semalam masih debat
dengan ayah, jadi telat nih” teriakku sambil menyeret koper
Dengan tenaga yang masih tersisa aku
lari secepat mungkin agar tepat waktu, tapi sebelum sampai dipintu
keberangkatan
Brukk.. aku bertabrakan dengan seseorang
“aww!! Kalau jalan pakai mata dong!”
teriakku
“maaf aku gak sengaja” katanya sambil
megulurkan tangannya
Tanpa menjawab perkataan laki-laki
tersebut aku bangun dengan bantuannya.
“ehemm.. maaf.” Deheman laki-laki itu
yang sukses membuyarkan lamunanku.
Sumpah aku malu banget ketahuan deh lagi
memperhatikan laki-laki itu. Aku menjawab maaf darinya dan langsung masuk.
Tampak samar-samar laki-laki itu memangil-mangilku, tapi bodo amat lah udah
malu juga.
“hai !! bukumu...” teriak si laki-laki.
Setelah teriakannya tak mendapat respon
akhirnya membolak-balikan buku itu.
“ Raina, nama yang cantik seperti
orangnya, suatu saat kita akan bertemu kembali, tunggu saja.”gumamnya penuh
keyakinan
Setelah
menempuh perjalanan udara selama 2 jam akhirnya aku sampai di bandara. Selama
di jogja aku akan tinggal dengan pakde.
Hari-hari
selama di Jogya aku lewati dengan belajar dan belajar karena aku akan
membuktikan pada ayah kalu aku bisa berubah dan menjadi anak yang membanggakan.
Hingga
aku bertemu dengan seseorang yang mengubah hidupku yang dulunya membosankan.
Yaitu Revan Pradipta, laki-laki itu yang dulu bertabrakan denganku di bandara.
Pertemuan
keduaku dengan Revan.
“ kamu Raina kan?” tanya seorang
laki-laki
“iya, maaf tapi anda siapa?” jawabku
“aku Revan, masih ingat gak? Dulu kita
pernah bertabrakan di bandara.” Revan coba mengingatkanku
“ah, aku ingat, maaf waktu itu. Tapi
tunggu kenapa kamutau namaku?” tanyaku
“ini bukumu kan? Waktu itu kamu
meninggalkan ini.” Sambil menyerahkan bukuku
“ah iya, pantesan dicari gak ada. Terima
kasih.” Ucapku sambil tersenyum
“sama-sama.” Ucapnya
Setelah
pertemuan keduaku dengan Revan, kita tambah dekat tak jarang juga Revan
mengantarkan aku ke kampus. Hingga suatu hari Revan menyatkan cintanya padaku,
betapa bahagianya karena aku juga memiliki perasaan yang sama dengannya.
Hubunganku
dengan Revan layaknya sepasang kekasih pada umumnya yaitu jalan-jalan ke mall,
nonton, makan,dll. Hingga suatu hari ayah mendengar kalau aku memiliki teman
spesial dengan laki-laki. Diam-diam ayah menyelidiki Revan, mulai dari
asal-usul, pekerjaan, pendidikan dll. Karena ayah tak mau anaknya memilii
hubungan dengan orag yang tidak benar.
Hingga
sebuah fakta yang cukup mengejutkan dan mengubah hidupku yang tak pernah
terbayangkan olehku akan terjadi. Revan kakak kandungku, awalnya aku tak percaya
yang dikatakan oleh ayah, namun bukti yang dibawa oleh ayah cukup meyakinkan.
Kenapa
bisa terjadi, ceritanya 20 tahun yang lalu. Ayah pernah cerita kalau waktu aku
umur 1 tahun aku memiliki seorang kakak laki-laki. Dia hilang di Stasuin ketika
kami mau berkunjung ke rumah nenek. Ayah sudah mecarinya bahkan polisi dan anak
buah ayahpun sudah ayah kerahkan.namun hasilnya nihil. Selama ini Revan kecil
diasuh oleh keluarga kecil yang tak memiliki anak. Fakta itu membuat aku
frustasi.
Akhirnya
ku memutuskan pergi ke Belanda untuk melanjutkan kuliahku dan berharap dapat
melupakan perasaanku kepada Revan, dan pulang sebagai adiknya.
Ditempat
lain Revan juga berusaha melupakan perasaannya dengan cara menghabiskan
waktunya untuk bekerja dan bekerja, ayah juga sebenarnya kasihan namun gimana
lagi persaan itu tak boleh ada, karena aku dan Revan memiliki darah yang sama.
Setelah
perasaanku sudah membaik ku putuskan untuk kembali lagi ke Indonesia, aku
mengetahui kalau Revan sudah bertunangan dengan anak teman ayah, aku mendengar
itu aku bahagia. Semoga dengan semua ini kami sama-sama belajar untuk tidak
melawan takdir yang sudah ditentukan oleh tuhan
Sabtu, 04 Juni 2016
Artikel Wajah Pembangunan di Indonesia
Wajah Pembangunan di Indonesia
Pembangunan
infrastruktur merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan nasional,
infrastruktur juga memegang peran sebagai salah satu pertumbuhan ekonomi
disuatu daerah karena pertumbuhan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari kesedian
infrastruktur seperti transportasi, telekomunikasi, sanitasi, dan energi. Oleh
karena itu pembangunan infrastruktur menjadi pondasi pertumbuhan ekonomi,
tetapi tidak semua pembangunan infrastruktur di Indonesia merata sehingga banyak
daerah di Indonesia dikatakan sebagai daerah tertinggal. Daerah tersebut bukan
berarti berpenghasilan rendah terbukti dengan tanahnya yang subur dan hasil
tambang yang tinggi, namun semua itu tidak mampu membangun saran infrastruktur
yang layak.
Sebagai contoh seorang ibu yang akan
melahirkan harus dibawa dengan tandu dengan bejalan berkilo-kilo meter. Karena
tidak adanya sarana kesehatan dan transportasi.
Seharusnya
pemerintah lebih mementingkan pembangunan infrastruktur di deerah tertinggal
daripada membangun infrastruktur di kota yang dianggap kurang diperlukan
sebagai contoh pembangunan taman sebagai ruang hijau disuatu daerah, namun
setelah dibangun taman tersebut tidak dimanfaatkan masyarakat. Alangkah baiknya
dana tersebut untuk membangun infrastruktur di daerah tertinggal sehingga
masyarakat tidak mengalami kesulitan dan pemanfaatanya dapat dengan maksimal.
Dengan
pembangunan infrastruktur yag merata maka pertumbuhan disuatu daerah juga ikut
merata karena adanya akses yang menghubungkan sebagai contoh pengiriman sayuran
yang ada di pedesaan dikirim ke perkotaan sehingga harga sayuran itu lebih
mahal dengan begitu pendapatan juga merata.
Minggu, 29 Mei 2016
KENANGAN
Haii
kawan masih ingat kalian dengan semua ini!!!!sudah
banyak momen yang kita lewati, dari perasaan sedih, marah, maupun senang.
Terkadang, bukan kenangan buruk bersama seseorang yg membuatmu sangat terluka, tapi kenangan indah bersamanya yg tak bisa terlupa.Jika kehidupan membuat diri menangis, ingat ada ribuan kenangan indah yang membuat kita tersenyum.Seburuk atau sejahat apapun kenangan kamu, inget setidaknya dia pernah memberikan kenangan indah buat kamu
Terkadang, bukan kenangan buruk bersama seseorang yg membuatmu sangat terluka, tapi kenangan indah bersamanya yg tak bisa terlupa.Jika kehidupan membuat diri menangis, ingat ada ribuan kenangan indah yang membuat kita tersenyum.Seburuk atau sejahat apapun kenangan kamu, inget setidaknya dia pernah memberikan kenangan indah buat kamu

Melupakan orang yg kita sayangi tidaklah mudah karna sebuah kenangan indah selalu hidup ketika cinta yg dulu indah berakhir semua menjadi musibah
Seiring berjalannya waktu, kenangan indah yg coba kamu simpan dalam-dalam bakalan terlupakan dengan kehadiran orang baru nantinya.
Ketika kenangan indah buatmu terus melihat masa lalu, ingatlah bahwa kamu punya impian yg menginginkanmu terus melangkah ke depan
Walaupun waktu nggak bisa diulang. Tapi, kenangan masih ada buat ngeliat kejadian yang indah di masa lalu.
Langganan:
Postingan (Atom)






